Tips MPASI (Makanan Pendamping ASI)

17 March 2017 - Kategori Blog

Buah hati Bunda mulai menunjukkan keinginannya untuk makan. Ia tertarik mencoba makanan orang dewasa, seperti yang kita makan. Makan bersama sekeluarga sangat baik bagi perkembangan sosial si kecil. Ajaklah si kecil makan bersama sebisa mungkin, walaupun Bunda tidak dapat makan dengan tenang.

Bunda pasti sudah tahu… Untuk tahap makan pertama, jangan menambahkan garam dan gula pada makanan si kecil sampai usia 1 tahun. Karena ginjal si kecil belum cukup kuat untuk mencerna asupan garam dan gula yang berlebih. Daripada menambahkan garam pada makanan bayi, coba tambahkan rempah-rempah, bumbu herbal seperti sedikit merica hitam, atau bawang putih sebagai gantinya. ‘Perasa alami’ ini benar-benar menawarkan banyak manfaat kesehatan bayi yang sedang mulai belajar makan. Makanan Pemdamping ASI (MPASI) dimulai dengan memberikan bubur tim bertekstur lembut. Semakin bertambah usia, tekstur MPASI dibuat semakin padat.

Satu hal yang penting dalam pemberian MPASI yaitu makanan harus bervariasi, karena pada usia ini anak mulai belajar mengenali makanan yang diasup. Kesulitan dalam pemberian makanan yang bervariasi ini adalah membutuhkan pengolahan makanan yang beraneka ragam, sedangkan kebutuhan makan bayi yang sedang memulai MPASI, sangat sedikit porsinya. Untuk menyiasati hal ini, jangan memilih makanan instan Bunda… karena saat ini sudah tersedia Baby Cubes, sehingga baby bisa makan makanan sehat buatan Bunda. Baby Cubes adalah tempat berukuran kecil untuk 1 kali makan (porsi bayi yang sedang memulai MPASI, tempat ini steril untuk menyimpan makanan dan sudah BPA Free. Sehingga aman untuk bayi meskipun digunakan untuk menghangatkan makanan.

Makanan yang Bunda kenalkan pada si kecil sekarang, akan menjadi pilihan makanan kesukaannya seumur hidup. Karena itu, perkenalkan makanan yang sehat untuk si kecil. Jika Bunda memperkenalkan permen, cokelat, makanan olahan (kentang, nugget), makanan ini akan menjadi favoritnya sampai ia besar nanti. Bunda tidak membuat si kecil menderita dengan tidak memberikan permen, ia tidak tahu apa itu permen jika tidak Bunda berikan. Untuk membiasakan si kecil makan makanan sehat, harus dimulai dari Bunda sekeluarga. Si kecil ingin meniru Bunda, jadi inilah cara terbaik untuk mendorong si kecil makan sehat.

Berapa Banyak Porsi Makan Si Kecil?

Banyaknya porsi makan si kecil tergantung banyaknya susu yang ia minum. Jika anak sudah banyak minum susu, maka konsumsi makanan padat berkurang. Seiring terbiasanya si kecil makan makanan padat, kurangilah susunya. Berikan susu hanya 2 kali sehari pada pagi dan sebelum tidur. Mulailah dengan porsi kecil (2 sendok makan) makanan menggunakan piring / mangkok yang lucu untuk menarik perhatian si kecil, pada jam makannya.

Cobalah mengingat pada jam berapa saja anak bisa menerima makanan dengan lahap, dan jam berapa anak tidak mau makan. Misalkan anak tidak mau makan pada pagi hari dan mau makan pada siang dan malam hari. Sepanjang si buah hati bertumbuh baik dan berat badannya naik dengan normal, ia akan baik – baik saja, walaupun kelihatannya hanya makan sedikit sekali, tidak perlu khawatir Bunda… Berikanlah banyak pilihan makanan. Biarkan anak makan sebanyak / sesedikit yang ia mau dan cobalah untuk tidak cemas. Anak akan makan sesuai yang ia butuhkan.

, ,

Dapatkan Diskon
Daftar newsletter